Tampilkan postingan dengan label Mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mata. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Desember 2012

Menjaga Kesehatan Mata

menjaga kesehatan mata




Menjaga Kesehatan Mata - Kali ini resep sehat akan membahas Menjaga Kesehatan Mata, sebelumnya saya memberi tahu bagi Anda yang butuh artikel dan bacaan mengenai komputer, Anda bisa klik Teknik Komputer, oke mari kita simak.

  • Periksa mata sejak usia dini
Bila kita mempunyai catatan keluarga dengan penyakit mata, gula darah atau tekanan darah tinggi, maka kita sebaiknya periksa ke dokter mata segera. Namun demikian, meski kita tidak mempunyai tanda atau gejala penyakit mata, kita tetap dianjurkan melakukan pemeriksaan penyakit mata bila umur sudah mencapai 40 tahun. Pemeriksaan mata ini merupakan langkah antisipasi.

  • Ketahui catatan kesehatan keluarga
Penyakit mata bisa menyerang siapa saja, termasuk orang terdekat di keluarga kita. Mengetahui catatan kesehatan mata dari keluarga terdekat, akan sangat bermanfaat. Kita bisa membicarakan catatan kesehatan tersebut dengan dokter mata untuk mengurangi resiko terkena penyakit mata ataupun kehilangan penglihatan.

  • Memakai pelindung mata
Bekerja di sebuah proyek konstruksi, pabrik ataupun sekedar aktifitas olah raga bisa menyebabkan seseorang terkena cedera mata. Kita bisa menghindari cedera tersebut dengan memakai pelindung mata yang tepat. Perusahaan yang baik biasanya menyediakan peralatan keselamatan kerja bagi para karyawannya, termasuk pelindung mata.

  • Intervensi awal
Intervensi awal sedini mungkin akan sangat membantu. Kenapa ? Sebab, penyakit mata sering terkait dengan pertambahan usia seseorang. Misalnya katarak, glaucoma, diabetic retinopathy, dan AMD (age-related macula degeneration ). Saat ini penderita keempat penyakit mata itu sekitar 28 juta jiwa, dan diprediksi bakal melonjak tajam menjadi 43 juta pada 2020.
Gangguan mata yang serius seperti glaucoma dan AMD, akan lebih mudah diobati jika didiagnosis sejak dini. Jika terlambat, akan beresiko kehilangan penglihatan dan bahkan kebutaan.

  • Mengetahui tempat perawatan mata
Jika kita menginginkan mata kita sehat, maka kita harus mengetahui kemana tempat merawat mata yang baik. Dalam hal ini dokter mata, ahli mata dan ahli optik sangat berperan penting dalam memberikan pelayanan perawatan mata. Mereka masing-masing memiliki tingkat ilmu dan keahlian yang spesifik.

  • Ikuti petunjuk penggunaan lensa mata
Jika kita menggunakan lensa mata atau lensa kontak, maka kita harus mengikuti petunjuk penggunaan lensa tersebut. Sejumlah orang sering tidak mengikuti petunjuk perawatan dan penggunaan lensa kontak. Misalnya, tidur malam dengan memakai lensa mata, menggunakan air liur atau air biasa sebagai larutan pembasah, atau malah memakai cairan kadaluwarsa.

  • Menghindari kelelahan mata
Seperti organ tubuh lainnya, mata juga bisa mengalami kelelahan. Misalnya jika kita terlalu lama bekerja di depan layar monitor atau pekerjaan lain seperti menulis, menggambar dan lain-lain.
Jika mata kita lelah, coba ikuti jurus 20 – 20 – 20. Maksudnya, setiap 20 menit bekerja di depan komputer sebaiknya beristirahat paling tidak 20 detik dengan melihat benda atau objek yang jaraknya 20 kaki (6 meter). Saya pribadi memakai jurus 60 – 10, maksudnya setiap 60 menit bekerja di depan computer, istirahat 10 menit dengan beranjak dari tempat duduk. Jalan sebentar melihat hal lain, lalu balik lagi.
Kelelahan mata yang terus-menerus bisa berakibat sindrom mata kering dan presbiopia atau proses kehilangan fokus penglihatan pada objek dekat.

  • Menggunakan kacamata hitam
Memakai kacamata hitam selain alasan gaya dan fesyen, juga dapat membendung paparan sinar ultraviolet hingga 100 persen. Dengan begitu kacamata hitam bisa menghambat pertumbuhan katarak. Kenapa ? Sebab, kacamata hitam bisa melindungi mata dari sinar matahari secara langsung yang dapat merusak retina.
Kegunaan lain kacamata hitam adalah melindungi kulit kelopak mata, mengurangi resiko keriput serta kanker kulit di sekitar mata.

  • Mengkonsumsi makanan bergizi
Fungsi retina bisa rusak bila tubuh kita kekurangan vitamin atau mineral. Karena itu konsumsilah makanan yang bergizi. Sayuran seperti wortel diyakini dapat membantu menjaga kesehatan mata. Demikian pula sayuran lain, terutama sayuran hijau, sangat berguna bagi kesehatan mata.
Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan dengan kadar vitamin C, vitamin E, seng, lutein, zeaxanthin dan asam lemak omega 3 DHA dan EPA cenderung memiliki resiko rendah terkena AMD.

  • Stop merokok
Tembakau sangat berdampak buruk bagi mata kita, terutama degenerasi makula mata yang berkaitan dengan usia atau AMD (age-related macula degeneration). AMD bisa diartikan kerusakan makula (saraf di mata) berupa menurunnya kerapatan pigmen yang berperan menyaring cahaya yang masuk ke mata. Akibatnya, penderita AMD tidak bisa melihat dengan jelas.
Riset menunjukkan bahwa perokok dan mantan perokok lebih rentan terkena AMD dibandingkan mereka yang bukan perokok. Perokok juga mempunyai resiko untuk terkena katarak.

Akhirnya, harus digaris bawahi bahwa, gangguan atau penyakit pada mata banyak yang berkaitan dengan perkembangan usia. Karena itu menjaga kesehatan indera penglihatan secara tepat semenjak usia dini sangat bermanfaat bagi indera penglihatan yang sehat saat tua nanti.

Itulah pembahasan kita kali ini mengenai Menjaga Kesehatan Mata, terus ikuti update artikel di blog resep sehat ini dan jangan lupa follow blog ini, selanjutnya Anda bisa membaca artikel yang memberikan banyak Tips silahkan di klik dan semoga bermanfaat.
10 tips menjaga kesehatan mata secara tepat <!-- All in One SEO Pack 1.6.15.2 by Michael Torbert of Semper Fi Web Design[357,436]

Minggu, 16 Desember 2012

Kelainan Pada Mata

Kelainan Pada Mata



Kelainan Pada Mata - Kali ini resep sehat akan membahas Beberapa Kelainan Pada Mata & Cara Mengatasinya, sebelumnya saya memberi tahu bagi Anda yang butuh artikel dan bacaan mengenai komputer, Anda bisa klik Teknik Komputer, oke mari kita simak.

Berikut beberapa kelainan pada mata dan bagaimana cara mengatasi kelainan mata tersebut.
  • Rabun jauh (myopia)
Orang sering menyebutnya juga dengan lamur. Rabun jauh bisa diartikan ketidakmampuan mata untuk melihat dengan jelas benda dalam jarak jauh. Rabun jauh disebabkan karena jarak titik api lensa mata lebih pendek atau lensa mata terlalu cembung sehingga bayangan benda jatuh di depan retina. Cara mengatasi rabun jauh (myopia) adalah dengan memakai kaca mata lensa cekung (kacamata minus). Kacamata minus akan membantu menempatkan bayangan tepat pada retina.

  • Rabun dekat (hypermetropia)
Kebalikan dari rabun jauh adalah rabun dekat. Rabun dekat adalah ketidakmampuan mata untuk melihat dengan jelas benda dalam jarak dekat. Penyebab rabun dekat adalah karena lensa mata terlalu pipih. Titik api lensa berada di belakang retina sehingga mata tidak dapat melihat dengan jelas benda dalam jarak dekat. Cara mengatasi rabun dekat (hypermetropia) adalah dengan memakai kaca mata lensa cembung (kacamata plus). Dengan kacamata plus, sinar yang jatuh di belakang retina akan diposisikan kembali pada retina.

  • Mata tua (presbiopia)
Presbiopi sering disebut dengan mata tua. Yaitu menurunnya kemampuan mata dalam beradaptasi karena factor usia.. Penderita presbiopi tidak dapat melihat dengan jelas benda jarak dekat maupun jauh. Disebut mata tua karena kelainan mata ini banyak dialami oleh orang lanjut usia. Cara mengatasi presbiopia adalah dengan memakai kacamata berlensa rangkap, yaitu bagian atas berlensa cekung (negatif) dan bagian bawah berlensa cembung (positif).

  • Rabun senja disebut juga rabun ayam.
Yaitu kondisi dimata mata tidak mampu melihat dengan jelas benda yang berada di tempat kurang cahaya atau remang-remang. Rabun senja disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Karena itu, untuk mengatasi rabun senja, penderita harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A.

  • Buta warna
Buta warna adalah ketidakmampuan mata untuk membedakan warna. Kelainan mata ini bersifat menurun. Ada dua macam buta warna, yaitu buta warna total dan buta warna sebagian. Buta warna total hanya bisa membedakan warna hitam putih saja. Sedangkan buta warna sebagian tidak bisa melihat warna tertentu, yaitu merah, biru, dan hijau.

  • Katarak disebut juga bular mata.
Penyebab katarak adalah lensa mata yang keruh sehingga masuknya cahaya pada retina jadi terhalang. Penderita katarak biasanya berusia di atas 55 tahun. Untuk mengatasi katarak, perlu dilakukan operasi mata.

  • Astigmatisme sering disebut mata silindris / silinder.
Ini adalah gangguan mata yang disebabkan oleh ukuran lensa mata atau kornea tidak rata. Penderita gangguan ini tidak mampu melihat garis horizontal dan vertical. Cara mengatasi astigmatisme yaitu dengan memakai kaca mata dengan lensa silindris / silinder.

  • Mata Juling
Juling merupakan kelainan mata akibat ketidakserasian atau tidak sinkron-nya otot-otot mata. Bila penderitanya masih anak-anak, maka juling bisa diatasi dengan cara operasi. 

  • Glaukoma
Kelainan mata ini ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata. Tekanan terjadi karena adanya sumbatan pada saluran di dalam bola mata dan pembentukan cairan di bola mata yang berlebihan. Glaucoma merupakan kelainan yang serius. Jika tidak segera diatasi bisa menyebabkan kebutaan. Mengatasi glaukoma yaitu dengan minum obat-obatan ataupun dengan tindakan pembedahan.


Kiat singkat merawat kesehatan mata
  1. Pertama, biasakan membaca dengan cara yang benar, yaitu posisi mata lebih tinggi dari tulisan yang kita baca. Hindari membaca sambil tiduran.
  2. Kedua, saat membaca, jaga jarak pandang antara mata dengan tulisan sekitar 30 cm.
  3. Ketiga, membaca harus ditempat yang cukup cahayanya. Jangan terlalu redup atau terlalu terang.
  4. Keempat, hindari mata dari asap, debu, dan kotoran. 
  5. Kelima, menonton televisi jangan terlalu dekat, jarak yang ideal minimal 3 kali diagonal pesawat televisi kita.
  6. Keenam, mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A.
  7. Ketujuh, jika mata terasa sakit segera berobat ke dokter. 
Dengan senantiasa merawat kesehatan mata diharapkan kita bisa menghindari atau meminimalkan terkena kelainan mata.  

Itulah pembahasan kita kali ini mengenai Kelainan Pada Mata, terus ikuti update artikel di blog resep sehat ini dan jangan lupa follow blog ini, selanjutnya Anda bisa membaca artikel yang memberikan banyak Tips silahkan di klik dan semoga bermanfaat.

Selasa, 27 Maret 2012

Lasik, Selamat Tinggal Kacamata!



Kebebasan tentu merupakan hal terpenting bagi setiap manusia. Nah, ada kalanya kacamata dan lensa kontak membuat kita merasa tidak bebas berekspresi dan bergaya. Tak usah khawatir, kini ada lasik.


Singkatan dari laser in-situ keratomileusis, lasik merupakakn suatu jenis prosedur bedah yang menjadi sebuah fenomena karena dapat memperbaiki mata bermasalah, seperti rabuh jauh, rabun dekat serta kelainan mata lainnya. Prosedur ini semakin diminati karena aman, efektif, proses penyembuhan mata cepat dan rendahnya tingkat kerisihan.


Simak penjelasan seputar lasik seperti diutarakan Dr Chua Wei Han, M Med (Ophth), FRCSEd (Ophth), FAMS, Consultant Ophthalmologist, Refractive Surgery Service dari Singapore National Eye Centre.


Apakah lasik itu?
Lasik muncul dari pengembangan berbagai teknik pembedahan refraktif. Intinya, lasik merupakan proses dua tahap. Pertama, tahap membuat bukaan kecil tipis pada kornea. Kedua, tahap merancang ulang kornea tersebut dengan membuang sebuah jaringan di kornea menggunakan laser. Bukaan kornea tadi kemudian kembalidi tutup dan direkatkan hingga proses penyembuhan selesai.


Bagaimana cara kerja lasik?


Kornea memegang peranan penting dalam lasikkarena kornea memegang hampir seluruhnya kekuatan pembiasan pada mata, dimana sumber kekuatan mata yang lain datang dari lensa kristal jernih mata yang alami. Oleh karena itu, memodifikasi bentuk kornea juga berarti merubah status pembiasan pada mata. Inilah prinsip dasar dibalik operasi lasik serrta pembedahan refratif lain pada kornea.


Untuk mengobati rabun jauh (myopia), bagian tengah kornea digepengkan untuk mengurangi kemampuan pembiasan kornea. Untuk mengobati rabun dekat (hyperopia), bagian kornea dipertajam untuk meningkatkan kemampuan pembiasannya. Untuk mengobati kelainan mata seperti pandangan yang tidak jelas (astigmatism), lekukan kornea yang berjarak 90 derajat dari porosnya dibuat sama dan seimbang

Miliki Mata Sehat dengan Lasik



Dalam waktu satu dekade, fenomena bedah lasik cukup menarik perhatian di berbagai negara. Singapura sebagai negara dengan angka tinggi penderita mata rabun adalah salah satu negara yang mendapati banyak permintaan untuk lasik.


Meskipun telah cukup informasi dan iklan mengenai lasik beredar, masih ada masyarakat dan bahkan dokter mata yang belum mengetahui benar tentang lasik, banyak kesalahapahaman, mitos, dan keraguan. Kebingungan seperti ini biasanya muncul dari pertanyaan apa keuntungan dari lasik dan proses bedah refraktif itu sendiri.


Berikut penjelasan Dr Chua Wei Han, M Med (Ophth), FRCSEd (Ophth), FAMS, Consultant Ophthalmologist, Refractive Surgery Service dari Singapore National Eye Centre untuk bisa menjawab keraguan Anda soal lasik.


Apakah yang dimaksud dengan lasik laser, tanpa pisau?
Tipe bedah lasik seperti ini menggunakan jenis laser femtosecond untuk membuka kornea. Dengan menggunakan mikro keratom mekanikal, komplikasi yang terjadi saat pembukaan kornea sangat kecil. Bukaan kornea yang terlalu kecil dan tidak beraturan akan menyulitkan proses tahap kedua lasik untuk dilaksanakan.


Maka, hadirlah teknik terbaru menggunakan laser femtosecond. Kecil, dengan detak infra red yang pendek sehingga memungkinkan keakuratan di dalam kornea. Dengan hadirnya laser berjenis unik ini, bukaan pada kornea menjadi semakin mulus dan tidak berbekas pada saat sembuh nanti. Semakin baiknya pembuatan bukaan ini, maka semakin baik pula pandangan mata yang dihasilkan.


Bisakah orang di atas 40 tahun melakukan lasik?


Mereka yang memiliki mata rabun pada usia 40-an dan perlu menggunakan kacamata untuk membaca, bisa jadi akan diminta untuk tetap menggunakan kacamata setelah operasi lasik. Meskipun hingga kini belum ada metode yang tidak mengharuskan pasien usia 40-an menggunakan kacamata lagi, kondisi ini bisa dikurangi dengan serangkaian prosedur lasik lainnya yang dikenal dengan "slight monovision".


Prosedur ini, yang sama persis dengan prosedur lasik untuk memperbaiki pandangan jauh, dilakukan pada mata dominan agar dapat melihat jauh, sementara mata yang tidak dominan, akan tetap perlu menggunakan kacamata baca. Hal ini memberikan efek yang sama ketika pasien menggunakan bifocal.


Sebagian besar pasien memilih prosedur ini karena dapat membantu pandangan jauh mereka, namun sebagian lainnya merasa sulit membiasakan diri dengan kondisi sepasang mata yang berbada-beda. Hal ini bisa dilakukan beberapa hari setelah operasi di mana pasien dapat menggunakan lensa kontak pada mata yang tidak dominan.

Label