Tampilkan postingan dengan label Others. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Others. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Maret 2013

Pembahasan Metode-Metode Sosiologi


Metode Sosiologi
     
     Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan untuk mengungkapkan realitas sosial budaya yang ada dalam masyarakat dengan prosedure dan teori yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Sebagai ilmu pengetahuan, Kegunaan Sosiologi diperoleh berdasarkan metode ilmiah sehingga didapatkan hakekat dan fungsi dari sosiologi. Metode merupakan cara kerja yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu. Adapun metode-metode yang sering digunakan dalam penelitian sosiologi adalah sebagai berikut.
1.   Metode Statistik
          Metode ini banyak digunakan untuk menunjukkan hubungan atau pengaruh kausalitas serta memperkecil prasangka pribadi atau sepihak. Penerapan metode ini yang paling sederhana adalah teknik enumerasi(penghitungan). Jawaban pertanyaan responden disusun dalam bentuk tabel sehingga diketahui hasilnya secara kuantittatif.
2.   Metode Eksperimen
          Metode Eksperimen dilakukan terhadap sua kelompok. Kelompok pertama merupakan kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kedua merupakan kelompok kontrol. Metode ini membandingkan hasil percobaan kedua kelompok tersebut. Ada dua macam Eksperimen, yaitu Eksperimen Laboratorium dan Eksperimen Lapangan.
3.   Metode Induktif dan Deduktif
          Metode induktif adalah metode yang dipakai untuk memperoleh kaedah umum dengan mempelajari gejala yang khusus. Adapun metode deduktif adalah metode yang digunakan untuk memperoleh kaideh khusus dengan mempelajari gejala yang umum.
4.   Metode Studi Kasus
          Metode ini digunakan untuk meneliti kebenaran peristiwa-peristiwa tertentu, misalnya gerakan-gerakan buruh untuk menuntut kenaikan gaji, gerakan mahasiswa untuk memprotes kenaikan BBM, dan masih banyak lagi.
5.   Metode Survei Lapangan
Metode ini digunakan untuk memperoleh data yang ada hanya pada kehiduan masyarakat secara langsung  data diperoleh melalui angket, wawancara, ataupun observasi secara langsung. Persiapan-persiapan yang dilakukan adalah menentukan populasi yang hendak diteliti, sekaligus menentukan sampel objek penelitian, membuat instrumen (angket) dengan bahasa yang dapat dipahami objek, melakukan pendekatan sosial, dan persiapan lainnya.
6.   Metode Partisipasi
          Metode ini digunakan untuk mengadakan penelitian mendalam tenttang kehidupan kelompok. Peneliti berbaur dalam kehidupan kelompok sambil melakukan pengamatan atau kegiatan penelitiannya tanpa mengungkapkan identitas sebagai peneliti. Peneliti tidak boleh terlibat secara emosional terhadap kelompok yang ditelitinya. Hal itu akan menyebabkan peneliti kehilangan jejak tentang apa yang dicari dalam penelitiannya itu.
Metode Empiris dan Rasionalistis
          Metode Empiris menyadarkan diri pada fakta yang ada dalam masyarakat melalui penelitian. Metode rasionalistis, mengutamakan pemikiran sehat untuk mencapai pengertian tentang masalah-masalah kemasyarakatan.
Metode Fungsionalisme
          Metode ini bertujuan untuk meneliti kegunaan lembaga-lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat.
Metode Studi Pustaka
          Metode studi pustaka merupakan metode pengumpulan data yang diilakukan dengan mengambil data atau keterangan dari buku-buku literatur di perpustakaan. Kelebihan dari metode ini,yaitu dapat mendapat banyak sumber tanpa memerlukan banyak biaya, tenaga, dan waktu, karena buku-bukunya terkumpul dalam ruang perpustakaan. Akan tetapi yang menjadi kelemahannya adalah dibutuhkan kepandaian peneliti untuk mencari buku-buku yang relevan agar dapat dipakai sebagai sumber perolehan data dalam penelitian tersebut.\

          Metode-metode sosiologi bersifat saling melengkapi dan para ahli sosiologi sering kali menggunakan lebih dari satu metode untuk menyelidiki objeknya.

Sumber : BUKU AJAR SOSIOLOGI Untuk SMA/MA kelas X semerter Ganjil

Sekian untuk postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.

Pembahasan Sistem Ekonomi Tradisional


Sistem Ekonomi Tradisional
     
     Setiap negara memiliki banyak cara untuk mengatasi maslah dalam bidang ekonomi mereka, Cara tersebut sering dikenal dengan Sistem Ekonomi.Sistem ekonomi terbagi menjadi beberapa macam. Kalini saya akan coba membahas mengenai Sistem Ekonomi Tradisional. Kata tradisional tentunya tidak asing lagi bagi kita, dan saya rasa pasti arti dari tradisional ini sudah diketahui. Beberapa hal yang akan dibahas dalam postingan kali ini adalah pengertian dari sistem ekonomi tradisional, ciri-ciri sistem ekonomi tradisional,  Keuntungan sistem ekonomi tradisional, dan kekurangan sistem ekonomi tradisional.Langsung saja ya.
A.Pengertian Sistem Ekonomi Tradisional
          Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang didasarkan atas kebiasaan , tradisi masyarakat yang berpola dari nilai budaya yang turun-temurun dengan mengandalkan faktor-faktor produksi apa adanya.
B.Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional
·         Belum adanya pembagian kerja.
·         Teknologi produksi masih sederhana.
·         Produksi masih terbatas dan ditentukan sesuai kebutuhan.
·         Sistem distribusi berdasarkan kebiasaan atau tradisi.
·         Sistem pertukaran masih secara barter.
·         Masih tergantung pada sistem agraris.
C.Keuntungan Sistem Ekonomi Tradisional
·         Tidak terjadi persaingan karena semuanya dilakukan berdasarkan kebiasaan.
·         Anggota masyarakat tidak terbebani target tertentu karena kegiatan dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri
D.Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional
·         Masyarakat berbuat hanya sekedar untuk memenuhi  kebutuhan hidup, tidak untuk meningkatkan kesejahteraan.
·         Menganggap tabu terjadinya perubahan sehingga sulit untuk perkembangan.
·         Tidak bertujuan mencari keuntungan.
·         Tidak memperhitungkan efisiensi dan penggunaan sumber daya.

Sumber : Buku Ekonomi SMA/MA kelas 10 semester gasal oleh Tim Era Pustaka Utama

Sekian Postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.

Pembahasan Sistem Ekonomi Terpusat


Sistem Ekonomi Terpusat

Setiap negara memiliki banyak cara untuk mengatasi maslah dalam bidang ekonomi mereka, Cara tersebut sering dikenal dengan Sistem Ekonomi.Sistem ekonomi terbagi menjadi beberapa macam. Kalini saya akan coba membahas mengenai Sistem Ekonomi Terpusat. Sesuai dengan namanya, sistem ekonomi ini diatur oleh satu pihak yang lebih mendominasi, yaitu pemerintah. Beberapa hal yang akan dibahas dalam postingan kali ini adalah pengertian dari sistem ekonomi terpusat, ciri-ciri sistem ekonomi terpusat,  Keuntungan sistem ekonomi terpusat, dan kekurangan sistem ekonomi terpusat.Langsung saja ya.
A.Pengertian Sistem Ekonomi Terpusat
          Sistem Ekonomi terpusat adalah sistem ekonomi dimana pemerintah memegang kunci atau dominan dalam pengaturan kegiatan ekonomi. Dominasi tersebut melalui pembatasan-pembatasan terhadap kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh anggota masyarakat. Dalam sistem ekonomi terpusat, masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam melakukan kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. Negara yang menganut sistem ekonomi terpusat , antara lain RRC, Rusia, Rumania, Kuba, dan negara-negara Eropa Timur.
B.Ciri-ciri Sistem Ekonomi Terpusat
·         Perencanaan ekonomi, baik kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi serta harga ditetapkan oleh pemerintah (Central Planning).
·         Sumber ekonomi dan alat-alat produksi dikuasai pemerintah.
·         Kebebasan induvidu dalam perusahaan tidak ada.
·         Hak miliki perseorangan atau swasta tidak diakui.
·         Jenis pekerjaan dan pembagian kerja diatur oleh pemerintah.
C.Keuntungan Sistem Ekonomi Terpusat
·         Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan maslaah ekonomi lainnya.
·         Pasar barang dalam negeri berjalan lancar.
·         Pemerintah bisa ikut campur dalam hal pembentukkan harga.
·         Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan yang merata.
·         Jarang terjadi krisis ekonomi
D.Kekurang Sistem Ekonomi Terpusat
·         Mematikan inisiatif individu untuk maju.
·         Masyarakat tidak memiliki kebebasan untuk memiliki kekayaan dan sumber daya ekonomi.

Sumber : Buku Ekonomi SMA/MA kelas 10 semester gasal oleh Tim Era Pustaka Utama

Sekian Postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.

Pembahasan Sistem Ekonomi Liberal


Sistem Ekonomi Liberal
Setiap negara memiliki banyak cara untuk mengatasi maslah dalam bidang ekonomi mereka, Cara tersebut sering dikenal dengan Sistem Ekonomi.Sistem ekonomi terbagi menjadi beberapa macam. Kalini saya akan coba membahas mengenai Sistem Ekonomi Liberal. Sesuai dengan namanya, sistem ekonomi ini adlah sistem yang menjunjung tinggi kebebasan, yaitu pemerintah. Beberapa hal yang akan dibahas dalam postingan kali ini adalah pengertian dari sistem ekonomi liberal, ciri-ciri sistem ekonomi liberal,  Keuntungan sistem ekonomi liberal, dan kekurangan sistem ekonomi liberal.Langsung saja ya.
A.Pengertian Sistem Ekonomi Liberal
          Sistem Ekonomi Leberal adalah sistem ekonomi yang menghendaki adanya kebebasan yang seluas-luasnya bagi tiap individu untuk melakukan kegiatan ekonomi tanpa campur tangan pemerintah. Kebebasan yang seluas-luasnya dalan kegiatan ekonomi, maksudnya bahwa memengaruhi kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat. Setiap individu memiliki kebebasan dalam berusaha dan memiliki benda, baik berupa modal maupn benda-benda konsumsi.
          Sistem ekonomi liberal tumbuh bersamaan dengan kapitalisame sehingga merupakan sistem perekonomian kapitalis bebas beusaha. Sistem Ekonomi yang memberikan kebebasan disebut sebagai “laissez faire” (bahasa Prancis) yang artinya “biarkanlah”. Tokoh aliiran ini diantaranya adalah Adam Smith. Negara yang menganut sistem ekonomi liberal antara lain Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Kanada, Swiss dan Jepang.
B.Ciri-ciri Sistem Ekonomi Liberal
·         Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
·         Adanya kebebasan pihak swasta atau masyarakat untuk melakukan tindakan ekonomi (memroduksi barang, penentuan harga, dan lain-lain).
·         Adanya kebebasan akan persaingan dalam dunia usaha.
·         Modal memegang peranan penting dalam kegiatan ekonomi.
·         Adanya kebebasan untuk memiliki barang modal atau peralatan produksi.
·         Adanya kebebasan memiliki kekayaan dan baranag konsumsi.
·         Kegiatan ekonomi dilakukan dengan tujuan mencari keuntungan.
C.Keuntungan Sistem Liberal (Pasar)
·         Inisiatif dan kreativitas masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi dapat ditumbuh kembangkan.
·         Setiap individu bebas memiliki kekayaan dan sumber daya produksi.
·         Muncul barang-barang bermutu tinggi karena barang kurang bermutu tidak akan laku di pasaran.
·         Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena setiap tindakan didasarkan atas motif ekonomi.
D.Kekurangan Sistem Ekonomi Liberal (Pasar)
·         Sulit melakukan pemerataan pendapatan.
·         Pemilik sumber daya produksi atau pemilik modal mengeksplotasi golongan pekerja sehingga ia akan makin kaya. Akibatnya orang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.
·         Monopoli yang dilakukan perusahaan dapa merugikan masyarakat.
·         Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena pengerahan sumber daya oleh individu sering salah.

Sumber : Buku Ekonomi SMA/MA kelas 10 semester gasal oleh Tim Era Pustaka Utama

Sekian Postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.


Pembahasan Sistem Ekonomi Campuran


Sistem ekonomi Campuran
Setiap negara memiliki banyak cara untuk mengatasi maslah dalam bidang ekonomi mereka, Cara tersebut sering dikenal dengan Sistem Ekonomi.Sistem ekonomi terbagi menjadi beberapa macam. Kalini saya akan coba membahas mengenai Sistem Ekonomi Campuran. Sesuai dengan namanya, sistem ekonomi ini adalah sistem gabungan antara dua sistem ekonomi, yaitu pemerintah. Beberapa hal yang akan dibahas dalam postingan kali ini adalah pengertian dari sistem ekonomi campuran dan ciri-ciri sistem ekonomi campuran.Langsung saja ya
A.Pengertian Sistem Ekonomi Campuran
          Sistem Ekonomi Campuran adlah sistem ekonomi yang menghendaki kegiatan ekonomi ditangani dengan cara kerja sama antara pemerintah dan swasta. Dalam sistem ini, sektor swasta dan pemerintah sama-sama diakui keberadaanya. Pemecahan masalah perekonomian mengenai barang apa yang akan diproduksi dan berapa banyaknya, ditangani bersama-sama antara pemerintah dan swasta. Sistem ekonomi campurang merupakan perpaduan antara Sistem Ekonomi Liberal  dan terpusat, sehingga dengan sistem ekonomi campuran ini diharapkan tercapai efisiensi, pemerataan, dan keadilan pembangunan ekonomi serta dapat melindungi ekonomi dalam negeri. Sistem ekonomi ini banyak dipakai oleh negara-negara berkembang.
B.Ciri-ciri Sitem Ekonomi Campuran
a.    Kegiatan ekonomi yang vital dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
b.    Kegiatan ekonomi ayng dijalankan oleh pihak swasta terbatas, yaitu pada bidang yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak.
c.    Mekanisme kegiatan ekonomi yang terjadi di pasar ada campur tangan pemerintah agar tidak terjadi persaingan dan saling merugikan.
d.    Peranan pemerintah bersifat mendorong, membimbing, dan mengawasi dan memberikan bantuan kepada sektor swastaa dalam perekonomian.
e.    Hak milik perorangan atau swasta diakui, tetapi penggunaanya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan rakyat banyak.

Sumber : Buku Ekonomi SMA/MA kelas 10 semester gasal oleh Tim Era Pustaka Utama


Sekian Postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.

Pengertian dan Konsep Permintaan


          Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dan pada periode tertentu.
          Permintaan erat kaitannya dengan hubungan antara jumlah harga barang. Permintaan merupakan jumlah suatu barang dan jasa yang dibeli oleh para konsumen pada berbagai kemungkinan tingkat harga yang berlaku, pada waktu tertentu, dan pada tempat tertentu pula.Bagaimana hubungan antara jumlah yang diminta atau dibeli dan harga dapat digambarkan?.
Salah satu cara adalah dengan menggunakan skedul permintaan. Skedul permintaan merupakan tabulasi angka yang menggambarkan atau memperlihatkan jumlah barang yang diminta dengan harga tertentu.
          Perhatikan contoh permintaan terhadap produk kertas berikut.

Pengertian dan Konsep Permintaan

Pengertian dan Konsep Permintaan




Keterangan:
·         Pada saat harga Rp 30.000,00 jumlah kertas yang diminta 200 Rim
·         Pada saat harga Rp 32.000,00 jumlah kertas yang diminta 190 Rim
·         Pada saat harga Rp 34.000,00 jumlah kertas yang diminta 180 Rim
Jadi kemiringan kurva permintaan adalah negatif, yaitu bergerak dari kiri atar ke arah kanan bawah.
          Kurva permintaan ini menggambarkan atau menghubungkan jumah yang diminta dengan harga kertas. Arah kertas ke kanan bawah menunjukkan bahwa harga kertas yang diminta akan meningkat ketika harga turun.
          Skedul permintaan dan kurva permintaan dibuat berdasarkan asumsi cateris paribus. Cateris Paribus adalah suatu asumsi bahwa semua faktoor lain yang turut mempengaruhi dianggap tidak berubah atau konstan. Apabila faktor lain yang turut mempengaruhi permintaan berubah maka permintaan tersebut tidak dapat ditunjukkan dengan kurva permintaan yang semula.
          Suatu Kurva bergeser dalam banyak cara , dua diantaranya sangat penting. Apabila barang yang dibeli pada setiap harga lebih banyak, maka kurva permintaan bergeser ke kanan. Sehingga setiap harga menunjukkan kuantitas yang lebih besar dari sebelumnya. Apabila barang yang dibeli pada setiap harga lebih sedikit, kurva permintaan bergeser ke kiri sehingga pada setiap harga menunjukkan kuantitas lebih sedikit dari sebelumnya.

Sumber : Buku Ekonomi SMA/MA kelas 10 semester gasal oleh Tim Era Pustaka Utama

Sekian Postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.

Penggolongan Nilai Barang


Penggolongan Nilai Barang
    
      Barang dan Nilai memiliki manfaat bagi manusia dikatakan bahwa barang tersebut memiliki nilai bagi manusia. Dengan kata lain, barang-barang yang memiliki nilai berarti barang itu memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Oleh karena itu, nilai barang diartikan sebagai kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia.Pada Postingan kali ini akan dibahas mengenai penggolongan nilai barang, yang terbagi kedalam 2 golongan, yaitu Nilai Pakai (value in Use), dan Nilai Tukar (Value in Exchange).
A.   Nilai Pakai (Value In Use)
          Nilai pakai adalah kemampuan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan seseorang . Nilai pakai debedakan menjadi dua, yaitu nilai pakai oebjektif dan nilai pakai subjektif.
1.   Nilai Pakai Objektif
          Nilai Pakai Objektif adalah nilai suatu barang karena kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan orang pada umumnya. Contoh, jas arsitek di mata manusia mempunyai nilai yang sama, yaitu dapat memberikan jasa perncangan bangunan.
2.   Nilai Pakai Subjektif
          Nilai pakai subjektif adalah nilai yang diberikan seseorang atas kemampuan sesuatu barang untuk memenuhi kebutuhannya. Contoh, sebuah komputer dipandang sangat berguna di mata seorang sekretaris, sedangkan di mata anak kecil komputer hanya berguna sebagai mainan.
B.   Nilai Tukar (Value In Exchange)
          Nilah Tukar adalah kemampuan suatu barang untuk ditukarkan dengan barang lainnya. Nilai tukar dibagi dua, yaitu nilai tukar objektif dan nilai tukar subjektif.
1.   Nilai Tukar Objektif
          Nilai tukar objektif adalah nilai suatu barang karena kemampuannya untuk dapat ditukarkan dengan barang/jasa lainnya. Contoh: Pada umumnya orang tidak keberatan untuk mengganti penggunaan jasa bus menjadi kereta api atau mengganti daginga ayam menjadi daging kambing.
2.   Nilai Tukar Subjektif
          Nilai tukar subjektif adalah nilai yang diberikan seseorang terhadap suatu barang dan jasa karena bisa ditukar dengan barang / jasa lain. Contoh, seorang pelukis cat minyak tidak akan mau menukarkan cat minyak dengan cat air, walaupun keduanya secara umum dianggap memiliki nilai yang sama. Akan tetapi seorang pelajar yang sedang belajar melukis akan setuju untuk mengganti cat minyak dengan cat air karena dianggap memiliki nilai yang sama.

Sumber : Buku Ekonomi SMA/MA kelas 10 semester gasal oleh Tim Era Pustaka Utama

Sekian Postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.


Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Konsumen


Perilaku Konsumen
  
        Konsumsi adalah kegiatan manusia dalam menggunakan barang dan jasa untuk mengurangi atau menghabiskan daya guna atau manfaat suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kegiatan konsumsi menunjuk pada kegiatan menghabiskan barang konsumsi lain selain makanan, misalnya pakaian, rumah, televisi, dll.
          Kegiatan mengkonsumsi barang atau jasa dilakukan oleh manusia bertujuan agar kebutuhannya terpenuhi sehingga memperoleh kepuasan setinggi-tingginya dan mencapai tingkat kemakmuran.
          Faktor-faktor yang memengaruhi tingkat konsumsi seseorang antara lain sebagai berikut.
1.   Tingkat Pendapatan
          Makin tinggi pendapatan konsumen, konsumsi cenderung semakin besar pula. Sebaliknya, konsumen yang berpendapatan rendah biasanya tidak akan banyak melakukan kegiatan konsumsi karena daya belinya juga rendah.
2.   Tingkat Kebutuhan
          Orang melakukan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan yang benar-benar diperlukan. Namun, ada pula orang yang membeli barang terpengaruh orang lain, padahal sebenarnya ia  tidak membutuhkannya.
3.   Tingkat Pendidikan
          Makin tinggi pendidikan seseorang maka makin banyak pula kebutuhan dan konsumsi orang tersebut.
4.   Harga Barang
          Apabila harga barang naik, maka konsumsi akan turun dan apabila harga barang turun maka konsumsi akan naik.
5.   Kebiasaan Masyarakat
          Kebiasaan masyarakat atau kebudayaan yang terdapat di suatu daerah berpengaruh pada pola konsumsi masyarakat di daerah tersebut.
6.   Mode
          Sebagian orang mengkonsumsi barang atau jasa tertentu semi mengikuti mode atau tren yang berlaku di masyarakat, sedangkan sebagian sebagian yang lain hanya untuk memperlihatkan status sosial atau gengsi.

Sumber : Buku Ekonomi SMA/MA kelas 10 semester gasal oleh Tim Era Pustaka Utama

Sekian Postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.

Perbedaan Ideologi Terbuka dengan Ideologi Tertutup


Ideologi Terbuka dengan Ideologi Tertutup

Ideologi dapat diartikan suatu kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas, pendapat (kejadian) yang memberikan arah tujuan untuk kelangsungan hidup.Ideologi terbagi menjadi dua,yaitu ideologi Terbuka dan Ideolgi tertutup,Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup ini sangat mencolok,sehingga dapat dengan mudah dikelompokkan.
Indonesia adalah negara yang menganggap pancaasila sebagai ideologi terbuka dan  Pncasila sebagai sumber nilai.Nah, Setiap ideologi mempunyai sesuatu yang membuat ideologi dapat bertahan dari waktu ke waktu, ini disebut Daya Tahan dan Simensi Ideologi, dengan adanya itu maka ideologi dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Ideologi juga mempunyai Hakekat dan Fungsi ideologi yang memiliki Macam-Macam Nilai tersendiri.
Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Perbedaan Ideologi terbuka dan Ideologi tertutup.Perbedaan tersebut dikaji berdasarkan Pengertian dan  banyak perbedaannya.Berikut adalah pembahasannya:
A.IDEOLOGI TERBUKA
          Ideologi terbuka adalah ideologi yang tidak dimutlakkan. Ideologi ini memiliki ciri sebagai berikut.
Merupakan kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakat (falsafah). Jadi bukan keyakinan ideologis sekelompok orang melainkan kesepakatan masyarakat.
Tidak diciptakan oleh negara, tetapi ditemukan dalam masyarakat sendiri, ia milik seluruh rakyat, dan bisa digali serta ditemukan dalam kehidupan mereka.
Isinya tidak langsung operasional, sehingga setiap generasi baru dapat dan perlu menggali kembali falsafah tersebut dan mencari implikasinya dalam situasi kekinian  mereka.
Tidak pernah membatasi kebebasan dan tanggung jawab masyarakat, melainkan menginspirasi masyarakat untuk berusaha hidup bertanggung jawab sesuai dengan falsafah itu.
Mengahargai pluralitas, sehingga dapat diterima masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang budaya dan agama.

B.IDEOLOGI TERTUTUP
          Ideologi tertutup adalah ideologi yang bersifat mutlak, ideologi ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat, melainkan cita-cita sebuah kelompok yang digunakan sebagai dasar untuk mengubah masyarakat.
Apabila kelompok tersebut berhasil menguasai negara, ideologinya itu akan dipaksakan kepada masyarakat. Nilai-nilai, norma-norma dan berbagai segi masyarakat akan diubah sesuai dengan ideologi tersebut.
Bersifat Totaliter, artinya mencakup / mengurusi semua bidang kehidupan. Karena itu ideologi tertutup ini cenderung cepat-cepat berusaha menguasai bidang informasi dan pendidikan sebab kedua bidang tersebut merupakan sarana efektif untuk memengaruhi perilaku masyarakat.
Pluralisme pandangan dan kebudayaan ditiadakan, hak asasi tidak dihormati.
Menuntut masyarakat untuk memiliki kesetiaan total dan kesediaan untuk berkorban bagi ideologi tersebut.
Isi ideologi tidak hanya nilai-nilai dan cita-cita, tetapi juga tuntutan konkret dan operasional yang keras,mutlak dan total.

Sumber : Buku PKN untuk SMA dan MA kelas XII semester 1 oleh Tim Creative Maestro
Demikianlah postingan kami kali ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentar J.

Label