![]() |
| Penggolongan Nilai Barang |
Barang dan Nilai memiliki manfaat bagi manusia dikatakan bahwa barang tersebut memiliki nilai bagi manusia. Dengan kata lain, barang-barang yang memiliki nilai berarti barang itu memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Oleh karena itu, nilai barang diartikan sebagai kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia.Pada Postingan kali ini akan dibahas mengenai penggolongan nilai barang, yang terbagi kedalam 2 golongan, yaitu Nilai Pakai (value in Use), dan Nilai Tukar (Value in Exchange).
A. Nilai Pakai (Value In Use)
Nilai pakai adalah kemampuan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan seseorang . Nilai pakai debedakan menjadi dua, yaitu nilai pakai oebjektif dan nilai pakai subjektif.
1. Nilai Pakai Objektif
Nilai Pakai Objektif adalah nilai suatu barang karena kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan orang pada umumnya. Contoh, jas arsitek di mata manusia mempunyai nilai yang sama, yaitu dapat memberikan jasa perncangan bangunan.
2. Nilai Pakai Subjektif
Nilai pakai subjektif adalah nilai yang diberikan seseorang atas kemampuan sesuatu barang untuk memenuhi kebutuhannya. Contoh, sebuah komputer dipandang sangat berguna di mata seorang sekretaris, sedangkan di mata anak kecil komputer hanya berguna sebagai mainan.
B. Nilai Tukar (Value In Exchange)
Nilah Tukar adalah kemampuan suatu barang untuk ditukarkan dengan barang lainnya. Nilai tukar dibagi dua, yaitu nilai tukar objektif dan nilai tukar subjektif.
1. Nilai Tukar Objektif
Nilai tukar objektif adalah nilai suatu barang karena kemampuannya untuk dapat ditukarkan dengan barang/jasa lainnya. Contoh: Pada umumnya orang tidak keberatan untuk mengganti penggunaan jasa bus menjadi kereta api atau mengganti daginga ayam menjadi daging kambing.
2. Nilai Tukar Subjektif
Nilai tukar subjektif adalah nilai yang diberikan seseorang terhadap suatu barang dan jasa karena bisa ditukar dengan barang / jasa lain. Contoh, seorang pelukis cat minyak tidak akan mau menukarkan cat minyak dengan cat air, walaupun keduanya secara umum dianggap memiliki nilai yang sama. Akan tetapi seorang pelajar yang sedang belajar melukis akan setuju untuk mengganti cat minyak dengan cat air karena dianggap memiliki nilai yang sama.
Sumber : Buku Ekonomi SMA/MA kelas 10 semester gasal oleh Tim Era Pustaka Utama
Sekian Postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar