![]() |
| Sistem Ekonomi Tradisional |
Setiap negara memiliki banyak cara untuk mengatasi maslah dalam bidang ekonomi mereka, Cara tersebut sering dikenal dengan Sistem Ekonomi.Sistem ekonomi terbagi menjadi beberapa macam. Kalini saya akan coba membahas mengenai Sistem Ekonomi Tradisional. Kata tradisional tentunya tidak asing lagi bagi kita, dan saya rasa pasti arti dari tradisional ini sudah diketahui. Beberapa hal yang akan dibahas dalam postingan kali ini adalah pengertian dari sistem ekonomi tradisional, ciri-ciri sistem ekonomi tradisional, Keuntungan sistem ekonomi tradisional, dan kekurangan sistem ekonomi tradisional.Langsung saja ya.
A.Pengertian Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang didasarkan atas kebiasaan , tradisi masyarakat yang berpola dari nilai budaya yang turun-temurun dengan mengandalkan faktor-faktor produksi apa adanya.
B.Ciri-ciri Sistem Ekonomi Tradisional
· Belum adanya pembagian kerja.
· Teknologi produksi masih sederhana.
· Produksi masih terbatas dan ditentukan sesuai kebutuhan.
· Sistem distribusi berdasarkan kebiasaan atau tradisi.
· Sistem pertukaran masih secara barter.
· Masih tergantung pada sistem agraris.
C.Keuntungan Sistem Ekonomi Tradisional
· Tidak terjadi persaingan karena semuanya dilakukan berdasarkan kebiasaan.
· Anggota masyarakat tidak terbebani target tertentu karena kegiatan dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri
D.Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional
· Masyarakat berbuat hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan hidup, tidak untuk meningkatkan kesejahteraan.
· Menganggap tabu terjadinya perubahan sehingga sulit untuk perkembangan.
· Tidak bertujuan mencari keuntungan.
· Tidak memperhitungkan efisiensi dan penggunaan sumber daya.
Sumber : Buku Ekonomi SMA/MA kelas 10 semester gasal oleh Tim Era Pustaka Utama
Sekian Postingan kali ini semoga bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentarJ.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar